Tampilkan postingan dengan label Seafood. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seafood. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 September 2012

Cara Membuat Kepiting Masak Saus




Bahan Kepiting Masak Saus :
  • Crab clow ( bakso kepiting ada cingkongnya ), 250 gram
  • Baby buncis, 50 gram, potong serong 1 cm
  • Paprika merah 1/4 buah, potong bentuk korek api
  • Saus tomat, 3 sendok makan
  • Saus sambal 1 sendok makan
  • Air 100 ml
  • Minyak goreng, 2 sendok makan
Bumbu :
  • Bawang bombay, 1/2 buah, potong bentuk cincin
  • Bawang putih 2 siung, iris tipis
  • Merica bubuk, 1/2 sendok teh
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
Cara memasak Kepiting Masak Saus :
  1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
  2. Masukkan crab clow, aduk rata.
  3. Tambahkan buncis dan paprika merah, aduk rata. Tambahkan saus tomat dan saus sambal, merica bubuk, garam dan gula pasir. Aduk rata.
  4. Tuangkan air, aduk rata. Masak hingga matang dan air menyusut. Angkat , sajikan.
Untuk 2 porsi
Tips Kepiting Masak Saus :
Crab clow bisa dibeli swalayan atau supermarket terdekat bagian makanan beku.

Minggu, 02 September 2012

Cara Membuat Tumis Udang Daun Bawang





Bahan  :
  • Udang ukuran sedang, 250 gram
  • Daun bawang, 2 batang, potong 3 cm
  • Air, 100 ml
  • Air asam, 2 sendok teh
  • Minyak goreng, 2 sendok makan
Bumbu halus :
  • Bawang merah, 2 butir
  • Bawang putih, 1 siung
  • Cabai merah, 2 buah
  • Cabai rawit, 3 buah
  • Tomat ukuran kecil, 1 buah
  • Garam, secukupnya
  • Gula pasir, secukupnya
Cara Memasak  :
  1. Buang kepala udang, kupas dan sisakan ekornya. Kerat punggungnya.
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum.
  3. Masukkan udang, aduk rata.
  4. Tuang air, masak hingga udang matang dan bumbu meresap.
  5. Masukkan air asam dan daun bawang, aduk rata. Angkat.
  6. Sajikan hangat.
Untuk 2 porsi Tumis Udang Daun Bawang




Cara Membuat Cumi Isi Kecap




Bahan  :
  • Cumi-cumi ukuran sedang, 5 buah, buang isi dan kepalanya
  • Daging sapi cincang, 250 gram
  • Tepung roti / panir, 50 gram
  • Telur ayam, 1 butir
  • Daun bawang, 1 batang, iris tipis
  • Bawang bombay, 1/2 buah, cincang halus
Bahan Kuah  :
  • Air, 400ml
  • Kecap manis, 2 sendok makan
  • Cabai rawit merah, 7 buah
  • Cengkih, 2 butir
  • Pala bubuk, 1/2 sendok teh
  • Garam, secukupnya
  • Bawang goreng, secukupnya
  • Minyak goreng, 2 sendok makan
Bumbu Halus  :
  • Bawang merah, 4 butir
  • Bawang putih, 2 siung
  • Kemiri, 2 butir, sangrai
  • Ketumbar, 1/2 sendok teh, sangrai
  • Merica bubuk, 1/2 sendok teh
Cara membuat Cumi Isi Masak Kecap :
  1. Bersihkan cumi-cumi, buang kulit arinya, sisihkan.
  2. Campur daging sapi, tepung roti / panir, telur, daun bawang, bawang bombay, garam dan merica. Aduk rata.
  3. Masukkan campuran daging ke dalam cumi, semat ujung cumi dengan tusuk gigi. Lakukan hingga cumi habis.
  4. Panaskan panci pengukus, masukkan cumi isi dan tusuk seluruh permukaan cumi dengan tusuk gigi. Kukus cumi isi hingga matang, angkat dan buang tusuk giginya. Biarkan dingin dan kerat-kerat cumi, potong sesuai selera.
  5. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Tuang air, tambahkan kecap manis, cabai rawit, cengkih, pala bubuk dan garam. Masak hingga mendidih.
  6. Masukkan cumi-cumi, masak sebentar sekitar 3 menit. Angkat.
  7. Sajikan hangat.
Resep untuk 3 porsi Cumi Isi Masak Kecap



Bahan utama tahu dan tempe adalah kedelai. Diantara bahan makanan nabati lainnya kedelai mengandung lebih banyak protein. Selain protein, kedelai juga kaya serat dan kalsium serta mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral.

Tempe
Tempe merupakan produk asli Indonesia, yang saat ini tidak hanya disukai masyarakat Jawa. Bahan baku tempe adalah kedelai yang kemudian difermentasikan dengan bantuan sejenis ragi. Selain mengandung protein nabati, tempe juga mengandung beberapa asam amino yang dibutuhkan manusia.

Memilih dan menyimpan tempe
Tempe yang masih baru dan segar terasa padat jika ditekan, permukaannya diselimuti oleh jamur keputihan. Jika tempe mulai lunak, kehitaman, dan berlendir serta baunya menyengat tanda tempe sudah berusia beberapa hari. Jika ingin menyimpan tempe dalam lemari es, bungkuslah rapat-rapat, dan sebaiknya tidak menyimpan tempe lebih dari 3 hari dalam lemari es.

Tahu
Tahu merupakan sari kedelai yang telah digumpalkan, lalu dituang ke dalam cetakan dengan kain sebagai alas dan pembungkus. Sesudahnya tahu ditindih dengan pemberat untuk mengeluarkan kandungan airnya.

Tofu, tahunya orang Jepang
Beberapa resep di halaman ini menggunakan tahu Jepang yang disebut tofu. Di Indonesia, terutama di kota-kota besar tofu dijual dalam kemasan plastic kedap udara. Umumnya kualitas tofu bisa dipertanggungjawabkan karena menggunakan bahan pengawet yang aman untuk kesehatan.

Memilih Tahu Sehat Bebas Formalin
Tahu yang segar teksturnya padat, tidak berlendir atau berbau asam. Tahan hingga kurang lebih 3 hari dalam rendaman air matang yang diganti tiap hari dan disimpan dalam lemari es. Baru-baru ini begitu maraknya pemberitaan tentang banyaknya bahan pangan olahan termasuk tahu yang menggunakan formalin sebagai bahan pengawet. BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sibuk melayani para produsen tahu untuk mengadakan pengujian laboratorium dan surat sertifikasi bebas formalin. Formalin merupakan suatu bahan kmia yang digunakan untuk kepentingan industry, bukan untuk produk makanan.

Beberapa produsen yang telah melakukan hal tersebut sebenarnya karena untuk memenuhi keinginan konsumen juga. Biasanya konsumen menginginkan mi dan bakso yang agak kenyal, tidak lembek, tahu yang tidak berbau, tidak mudah hancur dan sedikit kenyal.

Padahal, tahu tidak mungkin bisa bertahan lebih dari 12 jam tanpa pengawet. Untuk memuaskan konsumen beberapa produsen lalu memberikan beberapa tetes formalin pada air rendaman tahunya. Hasilnya, tahu yang direndam dalam air yang diberi beberapa tetes formalin menjadi tahan tiga hari tanpa bau. Tahu pun tidak mudah hancur dan sedikit kenyal. Tahu sebenarnya bisa lebih tahan lama jika dicampur sedikit larutan garam. Jika ingin digunakan keesokan harinya gantilah airnya. Sebenarnya masih banyak produsen tahu yang tidak pernah menggunakan formalin untuk produknya. Jika tetap ingin produk tahu tahan lama, gunakan pengawet yang diijinkan dan tidak membahayakan kesehatan. Ada baiknya konsumen perlu berhati-hati dalam membeli tahu.

Ciri-ciri tahu yang mengandung formalin:
Tekstur lebih kenyal, tidak mudah hancur, lebih awet, beraroma mengengat karena ada formalin

Bahan utama tahu dan tempe adalah kedelai. Diantara bahan makanan nabati lainnya kedelai mengandung lebih banyak protein. Selain protein, kedelai juga kaya serat dan kalsium serta mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral.

Tempe
Tempe merupakan produk asli Indonesia, yang saat ini tidak hanya disukai masyarakat Jawa. Bahan baku tempe adalah kedelai yang kemudian difermentasikan dengan bantuan sejenis ragi. Selain mengandung protein nabati, tempe juga mengandung beberapa asam amino yang dibutuhkan manusia.

Memilih dan menyimpan tempe
Tempe yang masih baru dan segar terasa padat jika ditekan, permukaannya diselimuti oleh jamur keputihan. Jika tempe mulai lunak, kehitaman, dan berlendir serta baunya menyengat tanda tempe sudah berusia beberapa hari. Jika ingin menyimpan tempe dalam lemari es, bungkuslah rapat-rapat, dan sebaiknya tidak menyimpan tempe lebih dari 3 hari dalam lemari es.

Tahu
Tahu merupakan sari kedelai yang telah digumpalkan, lalu dituang ke dalam cetakan dengan kain sebagai alas dan pembungkus. Sesudahnya tahu ditindih dengan pemberat untuk mengeluarkan kandungan airnya.

Tofu, tahunya orang Jepang
Beberapa resep di halaman ini menggunakan tahu Jepang yang disebut tofu. Di Indonesia, terutama di kota-kota besar tofu dijual dalam kemasan plastic kedap udara. Umumnya kualitas tofu bisa dipertanggungjawabkan karena menggunakan bahan pengawet yang aman untuk kesehatan.

Memilih Tahu Sehat Bebas Formalin
Tahu yang segar teksturnya padat, tidak berlendir atau berbau asam. Tahan hingga kurang lebih 3 hari dalam rendaman air matang yang diganti tiap hari dan disimpan dalam lemari es. Baru-baru ini begitu maraknya pemberitaan tentang banyaknya bahan pangan olahan termasuk tahu yang menggunakan formalin sebagai bahan pengawet. BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sibuk melayani para produsen tahu untuk mengadakan pengujian laboratorium dan surat sertifikasi bebas formalin. Formalin merupakan suatu bahan kmia yang digunakan untuk kepentingan industry, bukan untuk produk makanan.

Beberapa produsen yang telah melakukan hal tersebut sebenarnya karena untuk memenuhi keinginan konsumen juga. Biasanya konsumen menginginkan mi dan bakso yang agak kenyal, tidak lembek, tahu yang tidak berbau, tidak mudah hancur dan sedikit kenyal.

Padahal, tahu tidak mungkin bisa bertahan lebih dari 12 jam tanpa pengawet. Untuk memuaskan konsumen beberapa produsen lalu memberikan beberapa tetes formalin pada air rendaman tahunya. Hasilnya, tahu yang direndam dalam air yang diberi beberapa tetes formalin menjadi tahan tiga hari tanpa bau. Tahu pun tidak mudah hancur dan sedikit kenyal. Tahu sebenarnya bisa lebih tahan lama jika dicampur sedikit larutan garam. Jika ingin digunakan keesokan harinya gantilah airnya. Sebenarnya masih banyak produsen tahu yang tidak pernah menggunakan formalin untuk produknya. Jika tetap ingin produk tahu tahan lama, gunakan pengawet yang diijinkan dan tidak membahayakan kesehatan. Ada baiknya konsumen perlu berhati-hati dalam membeli tahu.

Ciri-ciri tahu yang mengandung formalin:
Tekstur lebih kenyal, tidak mudah hancur, lebih awet, beraroma mengengat karena ada formalin

Bahan utama tahu dan tempe adalah kedelai. Diantara bahan makanan nabati lainnya kedelai mengandung lebih banyak protein. Selain protein, kedelai juga kaya serat dan kalsium serta mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral.

Tempe
Tempe merupakan produk asli Indonesia, yang saat ini tidak hanya disukai masyarakat Jawa. Bahan baku tempe adalah kedelai yang kemudian difermentasikan dengan bantuan sejenis ragi. Selain mengandung protein nabati, tempe juga mengandung beberapa asam amino yang dibutuhkan manusia.

Memilih dan menyimpan tempe
Tempe yang masih baru dan segar terasa padat jika ditekan, permukaannya diselimuti oleh jamur keputihan. Jika tempe mulai lunak, kehitaman, dan berlendir serta baunya menyengat tanda tempe sudah berusia beberapa hari. Jika ingin menyimpan tempe dalam lemari es, bungkuslah rapat-rapat, dan sebaiknya tidak menyimpan tempe lebih dari 3 hari dalam lemari es.

Tahu
Tahu merupakan sari kedelai yang telah digumpalkan, lalu dituang ke dalam cetakan dengan kain sebagai alas dan pembungkus. Sesudahnya tahu ditindih dengan pemberat untuk mengeluarkan kandungan airnya.

Tofu, tahunya orang Jepang
Beberapa resep di halaman ini menggunakan tahu Jepang yang disebut tofu. Di Indonesia, terutama di kota-kota besar tofu dijual dalam kemasan plastic kedap udara. Umumnya kualitas tofu bisa dipertanggungjawabkan karena menggunakan bahan pengawet yang aman untuk kesehatan.

Memilih Tahu Sehat Bebas Formalin
Tahu yang segar teksturnya padat, tidak berlendir atau berbau asam. Tahan hingga kurang lebih 3 hari dalam rendaman air matang yang diganti tiap hari dan disimpan dalam lemari es. Baru-baru ini begitu maraknya pemberitaan tentang banyaknya bahan pangan olahan termasuk tahu yang menggunakan formalin sebagai bahan pengawet. BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sibuk melayani para produsen tahu untuk mengadakan pengujian laboratorium dan surat sertifikasi bebas formalin. Formalin merupakan suatu bahan kmia yang digunakan untuk kepentingan industry, bukan untuk produk makanan.

Beberapa produsen yang telah melakukan hal tersebut sebenarnya karena untuk memenuhi keinginan konsumen juga. Biasanya konsumen menginginkan mi dan bakso yang agak kenyal, tidak lembek, tahu yang tidak berbau, tidak mudah hancur dan sedikit kenyal.

Padahal, tahu tidak mungkin bisa bertahan lebih dari 12 jam tanpa pengawet. Untuk memuaskan konsumen beberapa produsen lalu memberikan beberapa tetes formalin pada air rendaman tahunya. Hasilnya, tahu yang direndam dalam air yang diberi beberapa tetes formalin menjadi tahan tiga hari tanpa bau. Tahu pun tidak mudah hancur dan sedikit kenyal. Tahu sebenarnya bisa lebih tahan lama jika dicampur sedikit larutan garam. Jika ingin digunakan keesokan harinya gantilah airnya. Sebenarnya masih banyak produsen tahu yang tidak pernah menggunakan formalin untuk produknya. Jika tetap ingin produk tahu tahan lama, gunakan pengawet yang diijinkan dan tidak membahayakan kesehatan. Ada baiknya konsumen perlu berhati-hati dalam membeli tahu.

Ciri-ciri tahu yang mengandung formalin:
Tekstur lebih kenyal, tidak mudah hancur, lebih awet, beraroma mengengat karena ada formalin
Bahan utama tahu dan tempe adalah kedelai. Diantara bahan makanan nabati lainnya kedelai mengandung lebih banyak protein. Selain protein, kedelai juga kaya serat dan kalsium serta mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral.

Tempe
Tempe merupakan produk asli Indonesia, yang saat ini tidak hanya disukai masyarakat Jawa. Bahan baku tempe adalah kedelai yang kemudian difermentasikan dengan bantuan sejenis ragi. Selain mengandung protein nabati, tempe juga mengandung beberapa asam amino yang dibutuhkan manusia.

Memilih dan menyimpan tempe
Tempe yang masih baru dan segar terasa padat jika ditekan, permukaannya diselimuti oleh jamur keputihan. Jika tempe mulai lunak, kehitaman, dan berlendir serta baunya menyengat tanda tempe sudah berusia beberapa hari. Jika ingin menyimpan tempe dalam lemari es, bungkuslah rapat-rapat, dan sebaiknya tidak menyimpan tempe lebih dari 3 hari dalam lemari es.

Tahu
Tahu merupakan sari kedelai yang telah digumpalkan, lalu dituang ke dalam cetakan dengan kain sebagai alas dan pembungkus. Sesudahnya tahu ditindih dengan pemberat untuk mengeluarkan kandungan airnya.

Tofu, tahunya orang Jepang
Beberapa resep di halaman ini menggunakan tahu Jepang yang disebut tofu. Di Indonesia, terutama di kota-kota besar tofu dijual dalam kemasan plastic kedap udara. Umumnya kualitas tofu bisa dipertanggungjawabkan karena menggunakan bahan pengawet yang aman untuk kesehatan.

Memilih Tahu Sehat Bebas Formalin
Tahu yang segar teksturnya padat, tidak berlendir atau berbau asam. Tahan hingga kurang lebih 3 hari dalam rendaman air matang yang diganti tiap hari dan disimpan dalam lemari es. Baru-baru ini begitu maraknya pemberitaan tentang banyaknya bahan pangan olahan termasuk tahu yang menggunakan formalin sebagai bahan pengawet. BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sibuk melayani para produsen tahu untuk mengadakan pengujian laboratorium dan surat sertifikasi bebas formalin. Formalin merupakan suatu bahan kmia yang digunakan untuk kepentingan industry, bukan untuk produk makanan.

Beberapa produsen yang telah melakukan hal tersebut sebenarnya karena untuk memenuhi keinginan konsumen juga. Biasanya konsumen menginginkan mi dan bakso yang agak kenyal, tidak lembek, tahu yang tidak berbau, tidak mudah hancur dan sedikit kenyal.

Padahal, tahu tidak mungkin bisa bertahan lebih dari 12 jam tanpa pengawet. Untuk memuaskan konsumen beberapa produsen lalu memberikan beberapa tetes formalin pada air rendaman tahunya. Hasilnya, tahu yang direndam dalam air yang diberi beberapa tetes formalin menjadi tahan tiga hari tanpa bau. Tahu pun tidak mudah hancur dan sedikit kenyal. Tahu sebenarnya bisa lebih tahan lama jika dicampur sedikit larutan garam. Jika ingin digunakan keesokan harinya gantilah airnya. Sebenarnya masih banyak produsen tahu yang tidak pernah menggunakan formalin untuk produknya. Jika tetap ingin produk tahu tahan lama, gunakan pengawet yang diijinkan dan tidak membahayakan kesehatan. Ada baiknya konsumen perlu berhati-hati dalam membeli tahu.

Ciri-ciri tahu yang mengandung formalin:
Tekstur lebih kenyal, tidak mudah hancur, lebih awet, beraroma mengengat karena ada formalin

Selasa, 28 Agustus 2012

Cara Membuat Cumi Bakar





Bahan:
 
500 gr cumi sotong, bersihkan, gurat-guratkan
3 siung bawang putih, haluskan
3 btr bawang merah, haluskan
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam

Penyedap Jika Suka
 
1 sdm kecap manis
1 btr jeruk nipis, ambil airnya
2 sdm saus tomat
3 sdm minyak, untuk menumis
Tusuk sate secukupnya.

Cara Membuat:
 
Campur cumi dengan bumbu yang sudah di haluskan, tambahkan kecap, air jeruk nipis, saus sambal, dan saus tomat. Aduk rata, diamkan sesaat.
Tusuk cumi dengan tusuk sate, lalu bakar cumi sampai matang dan berwarna kecokelatan. Angkat.

Cara Membuat Kepiting Saus Padang





Bahan:
  1. 3 ekor @ 300 gram kepiting segar/ hidup
  2. Minyak sayur
  3. 3 sdm minyak sayur
  4. 6 siung bawang merah, cincang halus
  5. 2 siung bawang putih, cincang halus
  6. 1 cm jahe, cincang halus
  7. 4 sdm saus cabai pedas botolan
  8. 1 sdt cabai merah giling
  9. 2 sdm saus tomat botolan
  10. ½ sdt merica bubuk
  11. 1 sdt garam
  12. 75 ml air

Cara membuat  :
  1. Matikan kepiting, cuci bersih. Buang kakinya, memarkan capitnya
  2. Goreng kepiting dalam minyak panas dan banyak hingga matang dan kering, angkat dan tiriskan
  3. Bumbu: Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga layu dan harum
  4. Tambahkan jahe, saus cabai, cabai giling, saus tomat, merica, garam dan air
  5. Aduk hingga mendidih
  6. Masukkan kepiting goreng, aduk hingga rata. Masak hingga bumbu meresap
  7. Sajikan

Senin, 27 Agustus 2012

Cara Memasak Cumi Pedas



Bahan :
500 g cumi-cumi ukuran sedang, bersihkan, iris melintang 1 cm
2 sdm air jeruk nipis
3 sdm minyak sayur
2 cm Jahe, memarkan
1 batang Serai, ambil bagian yang putih, memarkan
3 lembar daun jeruk purut
2 cm    lengkuas, memarkan
250 ml santan dari 1/4 butir kelapa kupas parut

Haluskan:
10 butir bawang merah
2 siung bawang putih
3 buah cabai merah
1/2 sdt garam

Cara Membuat :
- Rendam cumi dengan air jeruk nipis selama 15 menit, tiriskan. Sisihkan.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus, jahe, Serai, daun jeruk, dan lengkuas hingga harum dan matang.
- Masukkan santan masak hingga mendidih dan berminyak.
- Masukkan cumi, aduk rata. Masak hingga semua bahan matang dan santan meresap.Angkat.
- Sajikan.



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More